Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh Salurkan Daging Kurban dari 22 Pekurban pada Idul Adha 1445 H
Malang, 17 Juni 2024 – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 H yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024. Di tengah gemuruh takbir yang berkumandang, Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh kembali menggelar kegiatan pemotongan dan pembagian daging kurban yang telah menjadi tradisi tahunan lembaga ini. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh ini melibatkan 22 pekurban dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat publik, institusi perbankan, keluarga besar, hingga donatur perorangan.
Ibadah Kurban sebagai Jembatan Kebaikan
Kurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan ternak. Lebih dari itu, ibadah ini merupakan simbol ketakwaan dan kepedulian sosial yang diajarkan sejak Nabi Ibrahim AS. Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh memaknai kurban sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui program kurban tahunan ini, lembaga berperan sebagai jembatan yang menghubungkan niat mulia para pekurban dengan kebutuhan nyata masyarakat sekitar.
Seperti tertulis pada salah satu spanduk kegiatan, "Ibadah qurban ini menjadi jendela untuk menghapus segala dosa dan menambahkan pahala." Semangat inilah yang mendorong Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh untuk terus istiqomah menyelenggarakan kegiatan kurban setiap tahunnya dengan pengelolaan yang transparan dan amanah.

Daftar 22 Pekurban
Tahun ini, sebanyak 22 nama tercatat sebagai pekurban yang mempercayakan ibadah kurbannya melalui Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh. Mereka terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, menunjukkan bahwa semangat berbagi tidak mengenal status atau jabatan. Berikut adalah daftar lengkap para pekurban yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha:
A. Gubernur
Gubernur Jawa Timur: Khofifah Indar Parawansa – Kehadiran nama Gubernur Jawa Timur dalam daftar ini menjadi bentuk kepedulian pemimpin terhadap rakyatnya, sekaligus teladan bagi masyarakat luas tentang pentingnya berbagi di momen Idul Adha.
B. Perbankan
Maybank Syariah – Lembaga perbankan ini turut ambil bagian dalam kegiatan sosial keagamaan sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang keagamaan.
C. Keluarga
Yayan Andriyana & Keluarga
Alm. Hadi Sofi'i bin Siran & Keluarga
Ivan Danyza & Keluarga
Ariwibawa & Keluarga
Umi Salamah & Keluarga
D. Individu
Sandy Erryanto
Alm. Hasanah Said
Devi Handayani
Dandy Supriyono
Yuniar Ariwibawa
Maftuchah Rochmantil Agung Trihatmoko
Haidi Muhammad
Hj. Rif'ah Suzana
Gerry Stantha
Totok Winarno
Bambang Septiawan
Bintang Aqila
Azkaathallah Bridgademuda
Yardan Maulana
Ruhariyanto
Dari daftar di atas, terlihat bahwa kegiatan ini melibatkan tidak hanya mereka yang masih hidup, tetapi juga nama-nama yang telah berpulang, yang keluarganya tetap melanjutkan amal jariyah untuk mereka. Hal ini menjadi bukti bahwa ibadah kurban memiliki dimensi spiritual yang luas, tidak terbatas oleh waktu dan kehidupan duniawi.
Proses Pemotongan yang Transparan dan Syar'i
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dimulai sejak pagi hari setelah shalat Idul Adha. Panitia kurban Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh yang terdiri dari pengurus pondok, ustadz, dan relawan setempat telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Mulai dari penyediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat, hingga proses penyembelihan yang dilakukan oleh petugas yang kompeten dan bersertifikat.
Seluruh proses berlangsung dengan pengawasan ketat agar sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Hewan kurban yang disembelih terdiri dari sapi dan kambing dengan kualitas terbaik, yang telah melalui proses seleksi ketat oleh panitia. Daging yang dihasilkan kemudian dipotong, dikemas, dan disiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Suasana Pembagian Daging Kurban
Puncak kegiatan adalah pembagian daging kurban yang berlangsung pada siang hari, 10 Dzulhijjah 1445 H. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga dari berbagai penjuru, terutama mereka yang tinggal di sekitar lokasi pondok, berbondong-bondong datang untuk menerima jatah daging kurban. Senyum bahagia terpancar dari wajah-wajah mereka, terutama anak-anak yang tak sabar menunggu giliran.
Panitia membagi daging dengan tertib dan adil. Setiap penerima mendapatkan kemasan daging yang telah ditimbang sesuai porsi. Proses pembagian ini tidak hanya sekadar menyalurkan daging, tetapi juga menjadi momen silaturahmi antara panitia, pekurban (yang diwakili), dan masyarakat. Banyak di antara mereka yang saling bersalaman, bertukar kabar, dan mendoakan kebaikan untuk para pekurban.
Salah satu warga penerima, Ibu Siti (45), mengungkapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, setiap tahun saya dan keluarga selalu mendapatkan daging kurban dari Pondok Zakat. Ini sangat berarti bagi kami, apalagi di hari raya seperti ini. Kami juga mendoakan semoga para pekurban diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah," ujarnya dengan mata berbinar.
Testimoni dan Apresiasi
Ketua Panitia Kurban Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pekurban. "Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Setiap rupiah yang dikeluarkan para pekurban kami kelola dengan penuh amanah. Kami berharap ibadah kurban ini menjadi ladang pahala yang terus mengalir bagi mereka, baik di dunia maupun di akhirat," tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan kurban tahun ini berjalan lebih lancar dibanding tahun sebelumnya, berkat kerja sama tim panitia yang solid dan dukungan dari berbagai pihak. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang telah membantu proses pemotongan hingga pembagian. Tanpa mereka, kegiatan sebesar ini tidak akan berjalan dengan baik."
Sementara itu, perwakilan dari salah satu pekurban, Bapak Ivan Danyza, menyampaikan kebahagiaannya bisa berpartisipasi melalui Pondok Zakat. "Saya memilih Pondok Zakat Bahrul Maghfiroh karena saya percaya dengan pengelolaannya. Saya sudah beberapa kali ikut kurban di sini dan selalu puas dengan pelaporannya. Semoga ke depannya semakin banyak orang yang tertarik untuk berkurban melalui lembaga ini," ungkapnya.
Makna Berbagi di Tengah Keterbatasan
Idul Adha selalu menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya dirasakan sendiri, tetapi juga dibagikan kepada orang lain. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, kegiatan kurban seperti ini menjadi oase bagi masyarakat yang membutuhkan. Daging kurban yang mereka terima bukan sekadar lauk-pauk untuk hari raya, tetapi juga simbol kepedulian dan harapan bahwa ada tangan-tangan baik yang masih peduli terhadap sesama.
Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh memahami betul peran strategis ini. Oleh karena itu, selain kurban, lembaga ini juga memiliki berbagai program sosial lain seperti bantuan pendidikan, santunan anak yatim, dan bantuan sembako yang disalurkan sepanjang tahun. Semua itu didanai dari zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para donatur.
Harapan untuk Masa Depan
Di akhir kegiatan, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh panitia dan masyarakat yang hadir. "Marilah kita jadikan momen Idul Adha ini sebagai ajang introspeksi diri. Apakah selama setahun ini kita sudah cukup berbagi dengan sesama? Kurban mengajarkan kita untuk rela mengorbankan sesuatu yang kita cintai demi kepentingan yang lebih besar, yaitu kebahagiaan orang lain," ujarnya dengan penuh haru.
Beliau juga berharap agar kegiatan kurban tahun depan bisa lebih besar lagi, dengan melibatkan lebih banyak pekurban dan menjangkau lebih banyak penerima. "Kami berdoa semoga Allah memberikan kelapangan rezeki kepada kita semua, sehingga kita bisa terus berbagi dan menjadi sebab kebahagiaan bagi saudara-saudara kita," pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan kurban ini, Pondok Zakat UPZ Bahrul Maghfiroh sekali lagi membuktikan komitmennya sebagai lembaga amil zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Semoga amal ibadah seluruh pekurban diterima di sisi Allah SWT dan menjadi bekal kebaikan di dunia maupun di akhirat. Selamat Idul Adha 1445 H, taqabbalallahu minna wa minkum.